[Harga Perkiraan Sendiri (HPS)](/glosarium/hps) adalah dokumen yang paling sering diremehkan dalam pengadaan jasa konsultan pengendalian internal BUMN, sekaligus yang paling sering dipersoalkan auditor. Polanya berulang: Panitia Pengadaan menyalin nilai kontrak tahun lalu, menaikkan sepuluh persen untuk inflasi, lalu menetapkannya sebagai pagu. Ketika tidak ada penyedia yang menawar : atau yang menang justru penyedia yang memangkas metodologi : barulah disadari bahwa angka tersebut tidak berbasis komponen biaya nyata.
Akar masalahnya adalah jasa ICOFR bukan barang katalog. Ruang lingkupnya ditentukan oleh hasil scoping: berapa entitas anak yang material, berapa akun signifikan, berapa key control yang harus diuji, dan berapa sampel [pengujian TOE](/glosarium/toe) yang dituntut Tabel 22 untuk tiap frekuensi kontrol. Tanpa memecah kebutuhan menjadi komponen yang dapat dihitung, HPS hanyalah tebakan yang dibungkus format resmi : dan tebakan semacam itu tidak bertahan saat [SPI](/glosarium/spi) atau BPK meminta pertanggungjawaban metodologi.
Komponen terbesar HPS jasa konsultan ICOFR hampir selalu adalah personil kunci. Struktur tim yang lazim untuk BUMN menengah hingga holding terdiri dari team leader (konsultan senior bersertifikat CA, CIA, atau CISA), auditor senior, auditor junior atau analis, serta tenaga ahli ITGC untuk siklus sistem. Setiap peran dihitung dalam satuan orang-bulan dikalikan tarif yang diperoleh dari survei pasar: penawaran penyedia sejenis, kontrak sejenis tiga tahun terakhir, dan standar remunerasi profesi.
Kunci akurasinya ada pada durasi per tahapan SK-5. Scoping dan penyusunan [RCM](/glosarium/rcm) umumnya menyerap dua hingga tiga bulan awal; walkthrough Lini 2 dan pengujian TOD berjalan paralel di kuartal kedua; pengujian TOE tersebar sepanjang tahun buku dengan puncak di kuartal IV; remediasi dan perumusan [asersi manajemen](/glosarium/asersi-manajemen) menutup tahun. HPS yang hanya mencantumkan total orang-bulan tanpa alokasi tahapan akan sulit dipertahankan saat dievaluasi, karena panitia tidak dapat menilai apakah komposisinya cukup untuk menutup seluruh siklus.
Banyak HPS gagal karena mencampuradukkan jasa konsultan dan software dalam satu angka tanpa rincian. Padahal struktur biayanya berbeda karakter: jasa bersifat orang-bulan, sedangkan platform [GRC](/platform/grc-integra) bersifat lisensi per pengguna per tahun ditambah biaya implementasi sekali bayar (konfigurasi alur kerja, migrasi RCM lama, pelatihan, dan integrasi). Untuk BUMN yang mensyaratkan instalasi on-premise demi kedaulatan data sesuai UU PDP, perlu ditambahkan komponen infrastruktur: server, lisensi basis data, dan dukungan operasional tahunan.
Praktik terbaik adalah memisahkan HPS menjadi dua lot terukur : lot jasa pendampingan dan lot platform : dengan opsi pembundelan yang dievaluasi transparan. Pemisahan ini juga memudahkan perbandingan dengan alternatif modul ERP global yang struktur lisensinya berbasis valas dan metric pengguna bernama, sehingga total cost of ownership dapat dibandingkan secara apel-ke-apel.
Komponen yang paling sering terlupakan adalah biaya pendukung: perjalanan dinas ke entitas anak di luar Jawa, pencetakan dan legalisasi dokumen, sewa ruang kerja tim, serta yang terpenting : penjaminan mutu independen (quality assurance) oleh partner yang tidak terlibat eksekusi harian. Untuk paket multi-tahun, cantumkan pula eskalasi tarif tahunan yang wajar dan klausul penyesuaian ruang lingkup bila scoping berubah akibat aksi korporasi (merger, akuisisi, atau pembentukan subholding baru).
Jangan lupa overhead dan margin wajar penyedia serta pajak yang berlaku. HPS yang mengabaikan komponen ini praktis memaksa penyedia menutupinya dari pos metodologi : hasil akhirnya adalah walkthrough yang dipercepat, sampel yang dikurangi, dan kertas kerja yang tipis.
| Komponen | Basis Hitung | Keterangan | |---|---|---| | Team leader (senior, bersertifikat) | 4:6 orang-bulan | Penanggung jawab metodologi & asersi | | Auditor senior | 8:12 orang-bulan | RCM, TOD, reviu kertas kerja | | Auditor junior / analis | 10:16 orang-bulan | TOE lapangan & dokumentasi | | Tenaga ahli ITGC | 3:5 orang-bulan | Hak akses, SoD, change management | | Lisensi platform GRC | per pengguna / tahun | Sesuai jumlah Lini 1 + Lini 2 | | Implementasi & migrasi | lump sum | Konfigurasi, pelatihan, integrasi | | Perjalanan dinas & QA independen | lump sum | Anak usaha + reviu mutu partner |
Angka orang-bulan di atas adalah kerangka kerja, bukan tarif baku: kalikan dengan hasil survei harga pasar terkini dan sesuaikan dengan jumlah entitas dalam scoping. Dokumentasikan setiap asumsi : dokumen asumsi inilah yang diperiksa auditor saat menguji kewajaran HPS.